iQOO G1 Resmi Diperkenalkan, Kontroler Gaming Teleskopik dengan Joystick Hall Effect
rakyatkayong.com – iQOO memperkenalkan G1, kontroler gaming teleskopik yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman bermain game melalui smartphone dan tablet berukuran kecil. Perangkat ini membawa sejumlah fitur, mulai dari joystick Hall Effect, tombol yang dapat dikustomisasi, hingga desain pegangan modular.
Mengutip laporan Gizmochina pada 28 Oktober 2026, iQOO G1 dipasarkan dengan harga 499 yuan atau sekitar 75 dolar AS. Kontroler tersebut dijadwalkan mulai tersedia di pasar China pada 4 November 2026.
Salah satu fitur unggulannya adalah penggunaan joystick Hall Effect. Teknologi sensor magnetik ini dirancang untuk mengurangi risiko stick drift, yaitu kondisi ketika karakter atau arah bidikan bergerak sendiri meskipun joystick tidak sedang digunakan.
Joystick tersebut juga diklaim mampu bertahan hingga lima juta kali penggunaan. Dukungan pemicu linier diharapkan memberikan kontrol yang lebih presisi ketika memainkan berbagai jenis permainan.
Tombol Bisa Dikustomisasi
Untuk menunjang kebutuhan bermain, iQOO G1 dilengkapi tombol ABXY berbasis microswitch dan D-pad dengan respons taktil. Tersedia pula dua tombol bahu tambahan, yakni L4 dan R4, yang dapat diatur untuk menjalankan perintah tertentu dalam permainan.
Pengguna juga memperoleh tiga pilihan kepala joystick yang bisa diganti sesuai preferensi dan kenyamanan.
Kombinasi fitur tersebut membuat kontroler ini menawarkan pengaturan yang lebih fleksibel dibandingkan penggunaan layar sentuh secara langsung.
Desain Teleskopik dan Pengisian Daya 15W
Dari segi desain, iQOO G1 menggunakan mekanisme teleskopik yang dapat memanjang hingga 211 milimeter. Ukuran ini memungkinkan perangkat dipasangkan dengan smartphone maupun tablet kecil yang kompatibel.
iQOO turut menyediakan dua set pegangan magnetis yang bisa ditukar. Pegangan kecil dirancang untuk mendukung portabilitas, sedangkan pegangan berukuran besar menawarkan sensasi genggaman menyerupai kontroler konsol.
Bobot perangkat mencapai 176,5 gram ketika menggunakan pegangan besar.
Konektivitasnya mengandalkan port USB-C sehingga tidak membutuhkan koneksi Bluetooth. Kontroler ini juga tidak memiliki baterai internal karena mengambil daya langsung dari perangkat yang terhubung.
Meski demikian, tersedia fitur pass-through charging hingga 15 watt. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengisi daya smartphone sambil tetap memainkan game.
Kompatibilitas Perangkat Masih Terbatas
Untuk mengatur berbagai fitur, iQOO G1 memerlukan aplikasi iQOO Game Space dan Game Magic Box. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengatur fungsi tombol bahu, zona mati joystick, hingga fitur tembakan berulang.
Pada tahap awal peluncuran, dukungan resmi kontroler ini masih terbatas pada empat perangkat, yaitu iQOO 16, iQOO Neo 12, iQOO Pad Ultra, dan iQOO Pad Pro versi 8,8 inci yang menjalankan OriginOS 7 atau lebih baru.
iQOO G1 hanya tersedia dalam pilihan warna Cool Black.
Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai harga maupun jadwal pemasaran perangkat tersebut di Indonesia. Karena itu, calon pengguna perlu memastikan kompatibilitas smartphone atau tablet sebelum mempertimbangkan pembelian.
