Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Hiburan
Hiburan

Jennifer Lawrence Soroti Perlindungan Aktris Muda di Industri Film

✍️ Rina Marlina 🕒 29 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Aktris peraih Oscar Jennifer Lawrence
Aktris peraih Oscar Jennifer Lawrence Foto: istimewa

rakyatkayong.com – Aktris peraih Oscar Jennifer Lawrence menegaskan pentingnya menjaga batasan dan privasi pemain di lokasi syuting, terutama ketika menjalani adegan yang membutuhkan perlindungan khusus.

Dalam wawancara di siniar Call Her Daddy yang tayang pada Rabu (28/10/2026), Lawrence menceritakan pengalamannya menegur kru yang berada di lokasi saat dirinya menjalani adegan tanpa busana, meski kru tersebut tidak memiliki izin untuk berada di sana.

Menurut Lawrence, persoalan itu bukan hanya menyangkut kenyamanan dirinya sebagai aktris, tetapi juga perlindungan bagi pemain lain yang mungkin belum memiliki pengalaman atau posisi kuat untuk menyampaikan keberatan.

“Ada satu kejadian di lokasi syuting di mana anggota kru yang tidak mendapatkan izin berada di lokasi saat saya melakukan adegan tanpa busana,” ungkap Lawrence.

Ia mengatakan memilih bertindak tegas karena aturan mengenai siapa saja yang boleh berada di lokasi saat adegan sensitif berlangsung harus diterapkan secara konsisten.

Lawrence juga menyoroti kemungkinan aktris muda merasa tertekan ketika harus memilih antara menyampaikan ketidaknyamanan atau khawatir mendapat reputasi sebagai orang yang sulit diajak bekerja sama.

Baginya, lingkungan kerja yang profesional harus memastikan setiap pemain dapat menyampaikan batasan tanpa takut terhadap konsekuensi karier.

Fleksibel dalam Berkarya, Tegas Menjaga Batasan

Dalam perbincangan tersebut, Lawrence menjelaskan bahwa menjadi aktor menuntut kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan karakter dan arahan sutradara. Namun, fleksibilitas dalam proses kreatif tidak berarti mengabaikan privasi maupun prosedur keselamatan di tempat kerja.

Ia mencontohkan pengalamannya membintangi film Die My Love garapan Lynne Ramsay. Untuk kebutuhan karakter, Lawrence menjalani perubahan penampilan, termasuk memotong rambut dan mengubah warnanya menjadi pirang platinum dengan gaya poni mullet.

Lawrence mengaku menyukai hasil perubahan tersebut. Pengalaman itu memperlihatkan kesediaannya mengikuti arahan artistik selama proses kreatif tetap menghormati kesepakatan dan batasan profesional.

Di sisi lain, ia menyampaikan bahwa dirinya tidak selalu merasa sensitif terhadap penampilan fisik di layar. Dalam sebuah rekaman yang dibagikan Vulture saat pemutaran khusus Die My Love, Lawrence menceritakan bahwa tim produksi sempat menanyakan apakah bagian tertentu dari penampilannya perlu disunting.

Ia memilih mempertahankan tampilan tersebut sebagai bagian dari kebebasan artistik dalam film.

Die My Love Angkat Kisah Grace

Film Die My Love mengisahkan Grace, karakter yang diperankan Lawrence, ketika pindah bersama pasangannya, Jackson, dari New York ke kawasan pedesaan Montana. Ceritanya mengikuti pergulatan psikologis Grace di tengah perubahan kehidupan dan lingkungan.

Naskah film ini ditulis oleh Lynne Ramsay bersama Alice Birch dan Enda Walsh, berdasarkan novel karya Ariana Harwicz yang terbit pada 2017.

Melalui pengalamannya di industri film, Lawrence menekankan bahwa kebebasan artistik dan penghormatan terhadap batasan pribadi harus berjalan beriringan. Perlindungan terhadap pemain, termasuk aktris muda, menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan produksi yang aman dan profesional.

RM
Rina MarlinaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update