Investor Pasar Modal Kalbar Tembus 500 Ribu, Kiwoomm Sekuritas Buka Kantor Perwakilan
rakyatkayong.com — Jumlah investor pasar modal di Kalimantan Barat terus bertambah. Hingga Agustus 2026, jumlahnya mencapai 500.465 investor setelah mengalami penambahan sekitar 36.000 investor sepanjang tahun berjalan.
Pertumbuhan tersebut turut mendorong perluasan layanan perusahaan sekuritas di daerah. PT Kiwoomm Sekuritas Indonesia resmi membuka kantor perwakilan di Kalimantan Barat untuk memperluas akses masyarakat terhadap pasar modal sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai investasi.
Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Barat, Ardhy Anto, mengatakan pertumbuhan investor dan aktivitas transaksi menjadi indikator perkembangan pasar modal di tengah ketidakpastian ekonomi serta volatilitas pasar.
Menurut Ardhy, penambahan investor hingga Agustus 2026 menunjukkan perkembangan positif dibandingkan sepanjang 2025, ketika jumlah investor di Kalbar bertambah 86.883 orang.
Dari sisi transaksi, nilai transaksi pasar modal di Kalimantan Barat mencapai Rp50,42 triliun hingga Agustus 2026. Rata-rata frekuensi transaksi tercatat sekitar 1,15 juta kali per bulan.
Sebagai perbandingan, sepanjang 2025 nilai transaksi pasar modal di Kalbar mencapai Rp71,8 triliun, dengan rata-rata frekuensi sekitar satu juta kali setiap bulan.
Ardhy tetap optimistis terhadap perkembangan industri pasar modal meskipun kondisi ekonomi dan pergerakan pasar masih menghadapi ketidakpastian.
Galeri Investasi Diperluas ke Berbagai Daerah
Selain membuka akses melalui perusahaan sekuritas, BEI Kalimantan Barat juga memperkuat edukasi investasi melalui Galeri Investasi BEI.
Sepanjang 2026, sebanyak sembilan galeri investasi baru telah dibuka di Kalbar. Dengan penambahan tersebut, jumlah Galeri Investasi BEI di provinsi ini menjadi 36 lokasi.
Galeri investasi diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, meningkatkan literasi keuangan, serta memahami peluang dan risiko investasi di pasar modal.
Upaya edukasi tersebut penting agar pertumbuhan jumlah investor diikuti pemahaman yang memadai sebelum masyarakat mengambil keputusan investasi.
Kiwoomm Sekuritas Dorong Literasi Investasi
Vice President PT Kiwoomm Sekuritas Indonesia, Audi Kasmarandana, mengatakan pembukaan kantor perwakilan di Kalimantan Barat merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk ikut mengembangkan pasar modal Indonesia.
Kiwoomm Sekuritas akan memperkuat kerja sama dengan BEI dan berbagai pemangku kepentingan di Kalbar melalui program edukasi serta literasi investasi yang menyasar masyarakat luas.
Dukungan terhadap edukasi pasar modal juga diharapkan datang dari lingkungan perguruan tinggi.
Akademisi Universitas Tanjungpura Pontianak, M. Fahmi, berharap kehadiran Kiwoomm Sekuritas dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, terutama dalam menyediakan pembelajaran praktis bagi mahasiswa.
Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan sekuritas dan perguruan tinggi dapat membantu mahasiswa memahami mekanisme pasar modal secara lebih mendalam, tidak hanya melalui materi teori, tetapi juga pengalaman praktik.
Ia berharap program edukasi dan praktik investasi dapat membantu mahasiswa membangun pemahaman yang lebih baik sebelum terjun langsung ke pasar modal.
Pertumbuhan investor, peningkatan aktivitas transaksi, dan bertambahnya fasilitas edukasi menjadi bagian dari perkembangan pasar modal di Kalimantan Barat. Namun, peningkatan literasi tetap diperlukan agar masyarakat memahami bahwa investasi memiliki risiko dan keputusan penempatan dana perlu dilakukan secara cermat.
