Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Jalan Tanjungpura Amblas, Wali Kota Pontianak Desak Perbaikan Segera

✍️ Rina Marlina 🕒 22 Oct 2026 👁️ 4x dibaca
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau lokasi pengerjaan proyek SPALD-T, Rabu (21/10/2026).
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau lokasi pengerjaan proyek SPALD-T, Rabu (21/10/2026). Foto: istimewa

rakyatkayong.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta kontraktor proyek Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) segera memperbaiki badan jalan yang mengalami penurunan di Jalan Tanjungpura.

Permintaan tersebut disampaikan setelah Edi meninjau kondisi jalan pada Rabu (21/10/2026). Penurunan badan jalan itu diduga berkaitan dengan pekerjaan penggalian pipa dalam proyek SPALD-T.

Edi menginstruksikan pelaksana proyek untuk menormalkan kembali permukaan jalan agar rata dan aman dilalui. Ia menegaskan, perbaikan tidak boleh menunggu seluruh tahapan proyek rampung.

“Jalan yang amblas harus segera diperbaiki dan diratakan kembali. Jangan menunggu pekerjaan proyek selesai seluruhnya. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Menurut Edi, kondisi jalan yang menurun berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Ia juga meminta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) mengambil langkah percepatan penanganan. Hal ini karena Jalan Tanjungpura merupakan jalan berstatus nasional yang penanganannya melibatkan instansi berwenang.

Selain memperbaiki permukaan jalan, kontraktor diminta meningkatkan pengamanan di sekitar lokasi pekerjaan. Rambu peringatan, barikade, dan penerangan yang memadai perlu dipastikan tersedia, khususnya ketika pekerjaan berlangsung pada malam hari.

“Selama pekerjaan berlangsung, area yang berisiko harus diberi tanda yang jelas, terutama saat malam hari,” ujarnya.

Edi turut meminta pelaksana proyek mengevaluasi metode penggalian serta penanganan tanah di sekitar jalur pipa. Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan penurunan badan jalan di titik lain.

Ia menekankan pentingnya pemeriksaan kondisi jalan secara berkala selama proyek berlangsung, sehingga potensi gangguan dapat diketahui dan ditangani lebih awal.

Di sisi lain, pembangunan SPALD-T dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan pengelolaan air limbah domestik di Kota Pontianak. Namun, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan keselamatan masyarakat dan dampak terhadap aktivitas di sekitar lokasi proyek.

“Pembangunan ini penting bagi kota kita, terutama untuk meningkatkan kualitas sanitasi. Tetapi, pelaksanaannya juga harus memperhatikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Keduanya harus berjalan beriringan,” ungkap Edi.

Pemerintah Kota Pontianak menyatakan akan terus memantau tindak lanjut perbaikan serta berkoordinasi dengan pihak terkait sesuai kewenangannya. Perbaikan diharapkan segera dilakukan agar jalan kembali aman digunakan dan aktivitas warga tidak terganggu.

RM
Rina MarlinaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update