Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Kabut Asap Masih Menyelimuti Kalbar, Kayong Utara Berpotensi Hujan Ringan

✍️ Rina Marlina 🕒 02 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Debi dalam laporan cuaca di Warta Berita Pagi RRI Pro 1 Pontianak, Jum'at, 2 Oktober 2026.
Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Debi dalam laporan cuaca di Warta Berita Pagi RRI Pro 1 Pontianak, Jum'at, 2 Oktober 2026. Foto: istimewa

rakyatkayong.com — Cuaca di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, pada Jumat (2/10/2026) diprakirakan masih berawan dengan peluang hujan ringan di sejumlah wilayah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak juga mengingatkan masyarakat terkait kondisi kabut asap yang masih berpotensi menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Debi, mengatakan pada pagi hingga siang hari kondisi cuaca secara umum di Kalbar diprakirakan berawan. Namun, kabut asap masih dapat menyebabkan penurunan kualitas udara di sejumlah wilayah.

“Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Melawi, Sintang, dan Kapuas Hulu,” ujar Debi dalam laporan cuaca di Warta Berita Pagi RRI Pro 1 Pontianak, Jumat (2/10/2026).

Memasuki siang hingga sore hari, kabut asap masih diprakirakan menyelimuti wilayah Kalbar. Sementara hujan ringan juga berpotensi terjadi di sejumlah daerah lainnya.

Pada malam hingga dini hari, hujan ringan berpeluang turun di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat. Hujan dengan intensitas sedang juga berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sanggau dan Sintang.

Untuk kondisi angin, BMKG memperkirakan angin bergerak dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 10 hingga 35 kilometer per jam. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara mencapai 53 hingga 98 persen.

BMKG turut mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang berdurasi singkat.

Berdasarkan pantauan titik panas selama 24 jam terakhir, terdeteksi sebanyak 223 titik panas di wilayah Kalimantan Barat.

Sementara itu, indeks kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk sepekan ke depan menunjukkan sebagian wilayah Kalbar berada dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar, yang berlaku pada 2–8 Oktober 2026.

Masyarakat Kayong Utara diimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan kualitas udara, terutama di tengah kondisi kabut asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

RM
Rina MarlinaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update