Package Collective Rilis Album Vol. 3, Libatkan 26 Talent dalam 23 Lagu
rakyatkayong.com – Kolektif musik elektronik Package Collective memperkenalkan album kompilasi terbaru bertajuk Package Album Vol. 3 pada 19 Oktober 2026. Album ini memuat 23 lagu yang melibatkan 26 talent dengan karakter musikal beragam, sekaligus menjadi bagian dari pengembangan kolektif tersebut melalui pembentukan empat sub-team.
Mengutip laporan Medcom, album ketiga ini menghadirkan karya solo maupun kolaborasi yang memberi ruang bagi setiap talent untuk mengeksplorasi identitas musik masing-masing.
Sejumlah nama yang terlibat di antaranya Whisnu Santika melalui lagu “Alright”, Bravy bersama Mambaboy lewat “Feel The Beat”, serta Mister Aloy yang berkolaborasi dengan PARKZ dalam “Jungle Madness”.
Bravy, yang menjabat sebagai leader Package Collective, mengatakan perbedaan karakter dan selera musik menjadi salah satu kekuatan utama dalam proyek kompilasi tersebut.
“Kami ingin menunjukkan bahwa sebuah kolektif bukan sekadar memiliki warna yang sama. Justru keseruannya terletak pada perbedaan itu. Warna, karakter musik, dan selera yang berbeda kami satukan dalam Package Album Vol. 3,” ujar Bravy.
Album ini turut melibatkan Adnan Veron, Akeey, Arsyih Idrak, BULLO, DEKA, Duck Head, Erga, Hbrp, JayJax, KEEBO, LENN, Liquid Silva, Drwe, Steve Chris, Nicole Robertson, Nyxx, Ony, Venes, Rey Putra, Syf, Robstee, Roni Joni, dan Wyntella.
Melalui album tersebut, Package Collective menghadirkan beragam pendekatan produksi tanpa mengharuskan seluruh talent mengikuti formula musikal yang seragam. Konsep ini sekaligus memperlihatkan bagaimana perbedaan gaya dapat disatukan dalam satu proyek kolaboratif.
Empat Sub-Team Perluas Ruang Kreativitas
Peluncuran Package Album Vol. 3 berlangsung saat Package Collective memasuki tahun keempat perjalanannya. Pada momentum ini, kolektif tersebut juga memperkenalkan empat sub-team, yakni Omega, Delta, Sigma, dan Lambda.
Keempat tim dirancang untuk menampung karakter kreatif yang berbeda sekaligus membuka peluang eksplorasi musik dan pengembangan penampilan para talent.
Omega mengedepankan kematangan dan presisi musikal. Delta membawa pendekatan yang dinamis dan adaptif, sedangkan Sigma mengeksplorasi karakter independen dengan gaya yang tidak konvensional. Sementara itu, Lambda diarahkan untuk menjelajahi berbagai kemungkinan musikal baru.
Package Collective menegaskan pembagian tersebut bukan sistem peringkat yang membedakan kualitas anggotanya. Sebaliknya, setiap sub-team menjadi ruang bagi para talent untuk mengembangkan ciri khas dan menemukan bentuk kolaborasi yang sesuai.
Syifa, Manager of Package Collective, mengatakan setiap talent mengalami perkembangan melalui proses dan jalur kreatif masing-masing selama empat tahun terakhir.
“Selama empat tahun ini, setiap talent berkembang dengan cara dan jalannya masing-masing. Bagi saya, kekuatan Package justru terletak pada perbedaan karakter, selera musik, dan cara berekspresi yang kami miliki,” ujar Syifa.
Ia menjelaskan, pembentukan Omega, Delta, Sigma, dan Lambda diharapkan dapat mendukung perkembangan karakter setiap talent sekaligus memperluas kemungkinan kolaborasi dan eksplorasi penampilan.
Siapkan Tur dengan Empat Unit
Selain merilis album kompilasi, Package Collective tengah menyiapkan tur yang akan menghadirkan Omega, Delta, Sigma, dan Lambda sebagai unit tersendiri.
Konsep tersebut membuka peluang bagi setiap tim untuk menampilkan identitas kreatif masing-masing dalam pertunjukan langsung.
Berdasarkan informasi yang dilaporkan Medcom, jadwal pelaksanaan, kota tujuan, dan rincian penyelenggaraan tur tersebut belum diumumkan.
Melalui album ketiga dan pembentukan empat sub-team, Package Collective melanjutkan pengembangan ekosistem kreatifnya dengan menempatkan keberagaman musikal sebagai bagian penting dari identitas kolektif.
