Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Pasokan BBM Terganggu, Pertamina Siapkan Tambahan untuk Ketapang dan Kayong Utara

✍️ Rina Marlina 🕒 14 Oct 2026 👁️ 2x dibaca
Sales Brand Manager Pertamina Patra Niaga wilayah Ketapang dan Kayong Utara, Rio Fairuz Prambudi saat berbicara pada rapat koordinasi kelangkaan BBM di kantor Bupati Ketapang,
Sales Brand Manager Pertamina Patra Niaga wilayah Ketapang dan Kayong Utara, Rio Fairuz Prambudi saat berbicara pada rapat koordinasi kelangkaan BBM di kantor Bupati Ketapang, Foto: istimewa

rakyatkayong.com – Gangguan rantai pasok menjadi salah satu penyebab kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Pertamina menyebut hambatan pasokan dari luar negeri serta antrean kapal di pelabuhan wilayah Banten berdampak terhadap distribusi BBM di sejumlah daerah.

Persoalan tersebut disampaikan Sales Brand Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga wilayah Ketapang dan Kayong Utara, Rio Fairuz Prambudi, dalam rapat koordinasi membahas antrean panjang kendaraan dan kelangkaan BBM di Kantor Bupati Ketapang, Senin (12/10/2026) malam.

“Distribusi BBM saat ini menghadapi kendala pasokan dari luar negeri serta antrean kapal di pelabuhan wilayah Banten. Kondisi ini berdampak terhadap rantai pasok BBM dan menimbulkan efek berantai di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Prambudi.

Ia menjelaskan, kuota BBM untuk Kabupaten Ketapang tercatat sebanyak 864 kiloliter (KL), dengan perkiraan daya tahan pasokan sekitar 2,5 hari. Karena itu, kedatangan pasokan baru diperlukan untuk menjaga ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat.

Pertamina memperkirakan kapal pengangkut BBM dari Pulau Jawa tiba di Ketapang pada Rabu (14/10/2026). Sambil menunggu kedatangan kapal tersebut, tambahan pasokan didatangkan dari Pontianak untuk membantu memenuhi kebutuhan BBM.

“Kapal pengangkut BBM dari Pulau Jawa diperkirakan tiba di Ketapang pada 14 Oktober 2026. Sambil menunggu pasokan tersebut, kami telah mendatangkan bantuan BBM dari Pontianak,” katanya.

Distribusi ke SPBU Perlu Dijaga

Selain menambah pasokan, penyaluran BBM ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menjadi perhatian. Pertamina diminta memastikan distribusi berjalan sesuai kuota, termasuk untuk jenis Pertalite dan Pertamax.

Kelancaran distribusi menjadi penting bagi masyarakat Kayong Utara yang mengandalkan BBM untuk mobilitas harian, transportasi, perdagangan, serta kegiatan ekonomi lainnya.

Gangguan pasokan yang berlangsung terlalu lama berpotensi menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar. Antrean panjang juga dapat menyita waktu masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk bekerja maupun menjalankan usaha.

Upaya mendatangkan tambahan BBM dari Pontianak diharapkan membantu menjaga pasokan selama menunggu kedatangan kapal dari Pulau Jawa. Pertamina juga diharapkan memastikan penyaluran ke SPBU berjalan sesuai kebutuhan dan ketentuan kuota.

Dengan pemulihan rantai pasok dan distribusi yang lebih lancar, ketersediaan BBM di Ketapang dan Kayong Utara diharapkan kembali terjaga serta antrean kendaraan di SPBU dapat berkurang.

RM
Rina MarlinaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update