PCNU Kayong Utara Gelar Mujahadah Kebangsaan Sambut Hari Santri 2026
rakyatkayong.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kayong Utara menggelar Mujahadah Kebangsaan untuk memperingati malam Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kayong Utara ini menjadi momentum memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan.
Mengusung tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”, kegiatan tersebut diisi dengan refleksi kebangsaan dan doa bersama untuk Indonesia agar senantiasa dilimpahi kedamaian, dijauhkan dari perpecahan, serta diberi keberkahan dalam perjalanan menuju kemajuan.
Acara ini dihadiri jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kayong Utara, tokoh agama, pengurus PCNU, badan otonom NU, serta masyarakat dan santri dari berbagai lembaga pendidikan Islam di wilayah setempat.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia menekankan pentingnya peran santri dalam menjaga kemerdekaan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan peradaban bangsa. Nilai perjuangan, keikhlasan, dan keteladanan para santri dinilai perlu terus diwariskan untuk menghadapi tantangan zaman.
Tradisi keagamaan di lingkungan pesantren juga dipandang sebagai salah satu fondasi pembentukan karakter generasi muda. Melalui tradisi tersebut, santri diharapkan tumbuh menjadi pribadi berakhlak, mencintai tanah air, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Mujahadah Kebangsaan ini sekaligus menegaskan komitmen PCNU Kayong Utara dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama umat Islam, ukhuwah wathaniyah atau persaudaraan sebangsa, serta ukhuwah insaniyah atau persaudaraan sesama manusia.
Semangat persaudaraan tersebut dinilai penting untuk menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat dan memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
PCNU Kayong Utara berharap peringatan Hari Santri tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk merawat tradisi, menjaga persatuan, dan berperan aktif dalam membangun peradaban yang adil, damai, dan berkeadaban.
