PT HKI Salurkan CSR Sumur Bor dan Alat Pemadam Kebakaran di Empat Desa Kendawangan
KENDAWANGAN — PT Hutan Ketapang Industri (HKI) kembali menegaskan komitmen nyatanya terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar daerah operasional. Sepanjang bulan Oktober 2026, perusahaan perkebunan dan kehutanan ini mengimplementasikan rangkaian program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang menyasar empat desa di wilayah Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Fokus utama dari inisiatif ini meliputi penyediaan sarana air bersih melalui pembangunan sumur bor serta penguatan infrastruktur mitigasi bencana berupa penyerahan bantuan alat pemadam kebakaran untuk mengantisipasi potensi ancaman kebakaran di tingkat tapak.
Pelaksanaan program sosial ini dirancang secara strategis guna menjawab berbagai tantangan mendasar yang sering kali dihadapi oleh masyarakat desa di sekitar kawasan konsesi, terutama pada musim-musim tertentu ketika ketersediaan air bersih menjadi terbatas. Melalui penyediaan sumur bor dan fasilitas air bersih yang memadai, PT HKI berupaya memastikan warga setempat dapat memperoleh pasokan air yang layak untuk menunjang aktivitas kebersihan maupun kebutuhan hidup sehari-hari. Selain itu, penyerahan perangkat pemadam kebakaran juga menjadi pilar krusial dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan kolektif, mengingat wilayah Kalimantan sering kali dihadapkan pada kerawanan titik panas serta risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Rangkaian kegiatan penyaluran bantuan tersebut mendapatkan apresiasi yang sangat positif dari berbagai elemen pemangku kepentingan di tingkat lokal, termasuk jajaran pemerintahan desa serta tokoh masyarakat adat. Sambutan hangat salah satunya datang dari Kepala Desa Mekar Utama, Hasbuna, yang menyampaikan rasa syukur atas kesinambungan perhatian yang diberikan oleh pihak korporasi kepada wilayah yang dipimpinnya selama ini.
“Terima kasih atas bantuan PT. Hutan Ketapang Industri selama ini untuk desa kami,” ucap Hasbuna.
Senada dengan apresiasi tersebut, dukungan moril serta pandangan konstruktif juga disampaikan oleh pimpinan masyarakat adat setempat. Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kendawangan, Junaidi, turut mengungkapkan pandangannya terkait pentingnya menjaga sinergi yang harmonis antara korporasi dan masyarakat adat yang hidup berdampingan di dalam kawasan konsesi. Junaidi berharap agar jalinan komunikasi yang baik ini dapat terus dipelihara demi memberikan dampak positif yang berkesinambungan bagi warga sekitar.
“Saya berharap hubungan baik dan program-program yang dirancang oleh PT. Hutan Ketapang Industri bisa terus bermanfaat untuk masyarakat di dalam kawasan konsensinya,” ujar Junaidi.
Kehadiran program CSR yang komprehensif ini menunjukkan bahwa inisiatif pembangunan berkelanjutan tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi semata, melainkan juga menyentuh aspek kemanusiaan, kesehatan lingkungan, dan mitigasi risiko bencana secara terpadu. Keterlibatan unsur pemerintahan serta aparat kewilayahan setempat, termasuk koordinasi dengan jajaran Polsek Kendawangan dan tokoh adat, turut mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dalam merawat keharmonisan sosial di tingkat tapak. Melalui pendekatan kolaboratif ini, seluruh pihak berupaya merumuskan solusi konkret atas berbagai tantangan lingkungan yang dinamis di wilayah Kabupaten Ketapang.
Ke depan, manajemen PT HKI menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada pemberian bantuan infrastruktur fisik semata. Perusahaan berkomitmen untuk terus merancang dan mengembangkan berbagai inisiatif sosial lanjutan yang benar-benar selaras dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Langkah strategis ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran serta memperkuat rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan taraf kualitas hidup, serta mewujudkan kemandirian masyarakat yang berkelanjutan.
Dengan adanya fasilitas sumur bor yang kini dapat dimanfaatkan secara langsung oleh warga serta kelengkapan alat pemadam kebakaran yang memadai di tingkat desa, kondisi sosial dan ketahanan lingkungan di empat desa wilayah Kendawangan diyakini akan semakin tangguh. PT HKI berharap ikhtiar kolektif ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan, sehingga tercipta ekosistem wilayah operasional yang aman, kondusif, harmonis, serta memberikan kesejahteraan nyata bagi generasi masa kini maupun masa depan.
