Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Tiga Bulan Menunggu Upah, 300 Pekerja Sekolah Rakyat Pontianak Tagih Rp2,2 Miliar

✍️ Rina Marlina 🕒 27 Oct 2026 👁️ 2x dibaca
buruh proyek sekolah rakyat.
buruh proyek sekolah rakyat. Foto: istimewa

rakyatkayong.com– Tiga bulan tanpa kepastian pembayaran upah menjadi persoalan yang dihadapi 300 pekerja proyek Sekolah Rakyat di Pontianak, Kalimantan Barat. Para pekerja menuntut pembayaran senilai Rp2,2 miliar untuk pekerjaan selama Agustus hingga Oktober 2026.

Mereka menggelar aksi di kawasan proyek, Jalan Flora, Pontianak Utara, Selasa (27/10/2026), untuk meminta perusahaan BUMN yang disebut sebagai PT W segera menyelesaikan kewajibannya.

Koordinator aksi, Sugiyanto, mengatakan para pekerja telah berulang kali menunggu pembayaran, tetapi belum mendapatkan kepastian yang dapat dipegang.

“Kami merasa diberikan janji palsu oleh pihak perusahaan. Kami datang ke sini untuk menuntut gaji kami. Totalnya Rp2,2 miliar untuk 300 orang pekerja,” kata Sugiyanto.

Ia juga menyoroti perbedaan informasi mengenai dana pembayaran. Menurut dia, pihak lapangan menyampaikan bahwa dana upah telah tersedia. Namun, saat pekerja mengonfirmasi ke kantor perusahaan, mereka mendapat keterangan bahwa dana belum cair.

Bagi para pekerja, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut besarnya tagihan, melainkan juga kebutuhan rumah tangga yang harus tetap dipenuhi. Upah yang belum dibayarkan membuat mereka menanti kejelasan kapan hasil kerja dapat diterima.

Kondisi itu menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme pembayaran tenaga kerja dalam proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara.

Nilai proyek fisik Sekolah Rakyat Pontianak disebut mencapai sekitar Rp231,8 miliar dari APBN. Namun, hingga berita ini disusun, belum ada penjelasan resmi memadai mengenai penyebab keterlambatan pembayaran dan jadwal pelunasannya.

Para pekerja berharap tuntutan tersebut segera ditindaklanjuti agar hak mereka memperoleh kepastian.

RM
Rina MarlinaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update