Jumat, 06 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Olahraga
Olahraga

Dominasi Lintasan MTB: Dua Atlet Sepeda Singkawang Raih Emas dan Perunggu di Porprov XIV Kalbar 2026

✍️ Rina Marlina 🕒 06 Nov 2026 👁️ 1x dibaca
Atlet Singkawang dan para official saat penyerahan medali cabang balap sepeda Porprov XIV Kalbar.
Atlet Singkawang dan para official saat penyerahan medali cabang balap sepeda Porprov XIV Kalbar. Foto: pontianakpost.jawapos.com

PONTIANAK — Kontingen olahraga Kota Singkawang berhasil membuka keran medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026. Melalui cabang olahraga balap sepeda nomor sepeda gunung (mountain bike/MTB-XCO), dua pesepeda muda Kota Singkawang sukses mempersembahkan satu medali emas dan satu medali perunggu setelah bersaing ketat di lintasan GOR Sultan Syarif Abdurrahman, Pontianak.

Pencapaian tertinggi diraih oleh Abrar Fikri Wijaya yang menorehkan prestasi gemilang dengan merebut medali emas pada kategori Men Youth (Putra U16) MTB Cross-Country Olympic (XCO). Sementara itu, medali perunggu disumbangkan oleh Arya Nurdiansyah yang bertarung alot di kategori Men Junior (Putra U19) MTB-XCO. Keberhasilan kedua atlet balap sepeda ini menjadi catatan manis sekaligus awal yang solid bagi pembinaan atlet muda daerah tersebut di tingkat provinsi.

Pada perlombaan kategori Putra U16, Abrar Fikri Wijaya tampil mengesankan sepanjang lintasan. Pesepeda muda Singkawang ini menjadi yang tercepat hingga garis finis dengan mencatatkan waktu 52 menit 24 detik. Abrar unggul dari pesaing utamanya, Muhammad Husein asal Kota Pontianak, yang harus puas mengamankan medali perak dengan catatan waktu 53 menit 05 detik. Sedangkan medali perunggu kategori ini diraih oleh pesepeda Kabupaten Kubu Raya, Kurniawan Sagita, yang finis dengan durasi waktu 54 menit 05 detik. Atlet Singkawang lainnya yang juga berlaga di kategori Putra U16, Delvin Marcelinno, menyelesaikan balapan di peringkat kesembilan.

Kemenangan yang diraih oleh Abrar terasa semakin berkesan lantaran medan perlombaan yang tidak mudah. Kondisi trek balap tanah yang basah, licin, serta dipenuhi lubang dan genangan air menjadi tantangan fisik maupun teknis bagi seluruh pembalap. Kendati demikian, daya tahan dan ketenangan dalam membaca medan balap menjadi kunci keberhasilan Abrar mengunci podium tertinggi.

"Sangat tidak nyangka. Saya kira tidak bakal juara, ternyata alhamdulillah masih bisa juara satu, emas," kata Abrar.

Sementara itu, jalannya persaingan di kategori Putra U19 (Men Junior) MTB-XCO juga berlangsung sangat kompetitif. Arya Nurdiansyah sejatinya sempat menunjukkan dominasi awal yang kuat. Ia tampil agresif dan sukses memimpin rombongan pembalap terdepan pada lap pertama perlombaan. Namun, dinamika persaingan dan stamina di lintasan yang berat membuat Arya akhirnya disalip dua kompetitor utamanya.

Meski demikian, Arya tetap berhasil mempertahankan posisinya untuk mengamankan medali perunggu dengan total catatan waktu 1 jam 7 menit 35 detik. Dalam kategori yang sama, pebalap muda Singkawang lainnya, Rizki Sandra, juga berhasil menuntaskan seluruh putaran balapan dan finis di posisi kelima.

Hasil luar biasa ini memantik apresiasi tinggi dari jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Singkawang. Ketua KONI Kota Singkawang, Bambang Stiadi, menyambut hangat medali pertama yang disumbangkan oleh cabang olahraga balap sepeda ini. Menurutnya, pencapaian tersebut sangat krusial dalam membangun rasa percaya diri seluruh kontingen Singkawang yang berlaga di Porprov XIV Kalbar 2026.

"Selamat kepada atlet yang telah meraih medali. Semoga capaian ini menjadi pemicu semangat bagi cabang olahraga lainnya untuk turut meraih medali," kata Bambang.

Bambang menegaskan bahwa prestasi yang diraih para atlet sepeda bukan hanya mengharumkan nama kota di ajang daerah, melainkan juga membuktikan bahwa skema pelatihan atlet muda di Kota Singkawang berjalan pada jalur yang benar. Bambang berharap hasil ini mampu memacu cabang olahraga lainnya untuk menyusul pencapaian medali emas dalam kompetisi bergengsi ini.

Dukungan dan apresiasi senada diutarakan oleh pihak penanggung jawab pengurus cabang. Sekretaris Federasi Balap Sepeda Indonesia (ICF) Kota Singkawang, Tommy Sudayat, mengutarakan bahwa pencapaian medali di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi ini merupakan bukti konkret dari komitmen pembinaan usia dini yang dilakukan secara bertahap dan konsisten di Singkawang.

"Capaian ini menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet muda yang selama ini dilakukan secara berjenjang di Kota Singkawang," kata Tommy.

Tommy menambahkan bahwa raihan satu medali emas dan satu medali perunggu ini menjadi modal berharga serta tolok ukur penting bagi jajaran pelatih dan official untuk terus mengevaluasi dan merancang program latihan yang lebih efektif di masa mendatang.

"Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi atlet dan pelatih, tetapi juga suntikan semangat bagi pembinaan olahraga sepeda di Kota Singkawang ke depan," ujarnya.

Dari sisi teknis penyelenggaraan, tingginya kualitas persaingan pada nomor MTB-XCO di Porprov XIV Kalbar kali ini turut diakui oleh pihak panitia pelaksana. Ketua Panitia Pelaksana ICF Kalimantan Barat, Binsar Tampubolon, menyebutkan bahwa karakteristik nomor XCO memang menuntut daya tahan fisik, keterampilan teknik mengendalikan sepeda, serta mental bertanding yang prima dari setiap peserta. Binsar menilai ketatnya perolehan waktu di antara para pembalap menggambarkan bahwa peta kekuatan dan kualitas pembinaan olahraga balap sepeda di seluruh wilayah kabupaten/kota se-Kalimantan Barat kini sudah semakin merata dan kompetitif.

Keberhasilan meraih medali emas juga membawa pesan inspiratif dari para atlet muda tersebut bagi generasi sebayanya. Melihat tantangan berat selama persiapan hingga jalannya lomba, Abrar Fikri Wijaya berpesan kepada para pemuda yang ingin menyalurkan minat di dunia olahraga balap sepeda agar tetap disiplin dan pantang menyerah.

"Tidak usah malas-malasan," ujarnya.

Rangkaian pertandingan cabang olahraga balap sepeda pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026 sendiri diselenggarakan lebih awal, yaitu mulai tanggal 4 hingga 8 November 2026. Pelaksanaan cabor ini mendahului upacara pembukaan resmi (opening ceremony) Porprov XIV Kalbar 2026 yang dijadwalkan akan dibuka secara megah pada 14 November 2026 mendatang di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak. Dengan hasil ini, kontingen Kota Singkawang optimis dapat menambah pundi-pundi medali dari cabor balap sepeda maupun cabang olahraga unggulan lainnya selama perhelatan berlangsung.

RM
Rina MarlinaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update